Recent News

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 27 Maret 2013

TEKNOLOGI, SOLUSI TEPAT PESANTREN MASADEPAN



TEKNOLOGI, SOLUSI TEPAT PESANTREN MASADEPAN

Oleh:

Moh. Askiyanto


            Perkembangan teknologi infomasi (TI) yang mampu mengubah kehidupan manusia bahkan merajai dunia, Membawa pengaruh besar terhadap perkembangan ideologi manusia. Sebab  teknologi diciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia dalam menjalani rutinitas kesehariannya. Tidak jarang banyak orang yang menggandrungi teknologi, Selain sarana mencari informasi, menambah wawasan keilmuan yang luas dan sarana berkomunikasi yang sekopnya mendunia.
           Teknologi disamping berfungsi sebagai sarana mencari informasi yang mendunia tersebut,  juga merupakan  penunjang pendidikan. Hal ini dapat kita lihat dengan adanya komputer atau internet yang didalamnya mengandung banyak pendidikan yang dapat kita ambil manfaatnya. Karena tujuan diciptakan teknologi adalah untuk mempermudah manusia dalam menjalankan rutinitas kesehariannya.  teknologi  memang diciptakan demi kepentingan manusia, lebih-lebih seorang santri yang seharusnya bisa menjadi contoh yang baik bagi  masyarakat karena seorang santri telah di didik dalam ilmu keagamaan yang hal itu tentunya mampu memfilter antara mana yang baik  dan yang buruk dalam penggunaan teknologi tersebut.
               Pesantren yang merupakan lembaga pendidikan yang berbasis keagamaan dan mempunyai sistem pengajaran yang unik dan sistematik, juga memanfaatkan teknologi sebagai penunjang pendidikan. Dengan masuknya teknologi ke pesantren maka pendidikan pesantren akan semakin kompleks, Dalan artian pesantren tidak hanya identik dengan kitap kuning, Al-Quran, Tetapi juga pengetahuan tentang teknologi. Sehingga apa yang menjadi tujuan pondok pesantren akan  mudah dicapai. Berdasarkan wawancara dengan para pengasuh pondok pesantren, Prof. Mastuha menyimpulkan bahwa tujuan pendikan pesantren adalah:  “menciptakan dan  mengembangkan keperibadian muslim, yaitu keperibadian yang beriman dan bertakwa kepada tuhan, berahlak muliya, bermamfaat kepada masyarakat atau berhitmat kepada masyarakat dengan jalan menjadi kawala atau abdi masyarakat sekaligus menjadi rasul, yaitu menjadi pelayan masyarakat sebagaimana kepribadian Nabi SAW (mengikuti sunnahNabi), mampu berdiri sendiri, bebas dan teguh dalam pendirian, menyebarkan agama atau meningkatkan Islam serta kejayaan ummat Islam di tengah-tengah masyarakat (Izzul Islam walmuslimin) serta mencintai ilmu dalam rangka mengembangkan keperibadian Indonesia.”   Dari rumusan tujuan tersebut tampak jelas bahwa pendidikan pesantren sangat menekankan pentingnya tegaknya agama Islam dan bagai mana dapat menjadi oramg yang bermanfaat bagi masyarakat.
            Melihat fenomina pesantren yang sekarang mengadobsi teknologi informasi
(TI) bagi para santrinya, tetapi masih tetap membertahankan pelajaran kitab-kitab  Islam klasik dan pengatahuan umum, adalah merupakan upaya untuk meneruskan tujuan utama lembaga pendidikan pesantren, yaitu tetap setia terhadap Islam dan mampu membangun masyarakat agar lebih baik dan maju.
            Saat ini pesantren tanpa teknologi, ibarat kupu-kupu tanpa sayap. Jadi teknologi informasi (TI) sudah menjadi keharusan bagi pesantren, karena pendidikan pesantren tanpa adanya teknologi sebagai alat pembantu dalam menunjang pendidikan maka pesantren tersebut akan dikatakan lembaga pendidikan yang kolot dan ketinggalan jaman. Tidak jarang  para orang tua akan memondokkan anaknya kepada pondok yang mempunyai fasilitas yang lengkap baik  sifatnya modern maupun sifatnya salafi. Karena seiring berjalannya waktu yang menuntut kita untuk bisa ikut serta dalam menjalani hidup di dunia yang serba modern dan canggih saat ini.
            Teknologi informasi yang menggurita di pesantren saat ini menjadi peluang sekaligus tantangan, karena disamping teknologi merupakan sarana pendidikan juga merupakan media yang super bebas. Sehingga perlu dilakukan pengawasan yang intensif agar apa yang menjadi pendorong akan terjadinya kerusakan pendidikan pesantren akan ditanggulangi dengan baik.
            Hal itu membutuhkan pembelajaran sejak dini seperti yang telah dikutip oleh Al-Qalayyimi dalam kitab Iddatunnasyi’in” pembiasan itu harus dimulai sejak masih kecil, karena dalam rangka  pembentukan karakter harus dibiasakan denga pendidikan karakter yang baik agar setelah dewasa karakter itu mampu mengedalikan tingkah laku anak tersebut” dalam artian pesantren harus memberi pemahaman tentang penggunan teknologi yang baik yang sesuai dengan tuntunan Agama. agar ketika santri menggunakan teknologi tidak disalahgunakan kepada hal-hal yang membawa dampak negatif pada perkembangan keilmuan dirinya. Merupakan hal yang mustahil kalau misalkan santri dilarang menggunakan teknologi sebab tenolologi sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia  yang tidak dapat dipisahkan.
            Pada dasarnya pesantren mempunyai potensi besar untuk menjadi lembaga pendidikan yang ideal yang dapat  dijadikan alternatif bagi masyarakat Madura pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Agar potensi itu benar-benar teraktualisasi menjadi nyata, maka pesantren harus berbenah diri dalam melaksanakan fungsi kependidikannya. Terutama dalam hal yamg berkaitan dengan pengembangan sains dan teknologi yang dalam kenyataan memang tertinggal dibandingkan lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Jika bidang ini dapat dipenuhi, maka pesantren sanggup memproduk lulusan yang menguasai teknologi dan dijiwai oleh akhlak al-karimah.